Showing posts sorted by relevance for query trik-menyajikan-dan-menyimpan-kue-kering-lebaran. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query trik-menyajikan-dan-menyimpan-kue-kering-lebaran. Sort by date Show all posts

Resep dan Cara Membuat Kue Nastar yang Enak dan Lembut

 yang sangat populer sebagai kue kering Lebaran Resep dan Cara Membuat Kue Nastar yang Enak dan Lembut

- Kue Nastar merupakan salah satu kue kering yang sangat populer sebagai kue kering Lebaran. Kue ini berisi selai nanas dengan tekstur luar yang empuk dan rapuh.

Kalau tak ada kue Nastar di meja, hidangan Ramadan belum terasa nikmat. Maka tak heran, banyak sekali kalangan ibu rumah tangga yang membuat kue Nastar sendiri saat Lebaran.

Baca juga: Pilihan Menu Sahur Praktis untuk Anak Kost

Nah, agar hasil pembuatan kue Nastar terasa enak di lidah, kami akan memberikan beberapa tips membuat Nastar yang lembut dan manis.

Tips Membuat Nastar yang Lembut dan Manis



  1. Adonan nastar dibuat dengan margarin dan mentega dikocok hingga lembut lalu disusul bahan yang lain.
  2. Sebaiknya membuat selai nanas sendiri yang lebih enak tanpa campuran jeli. Cara membuatnya sangat mudah. Pilihlah nanas yang rasanya asam manis, kemudian diparut. Setelah itu masak di atas api kecil hingga sedang. Untuk mendapatkan rasa yang segar boleh tambahkan air jeruk nipis. Tambahkan juga gula pasir. Masak hingga selai menjadi legit dan agak kering.
  3. Sebelum diisikan ke dalam kue, selai nanas dibentuk terlebih dahulu agar tangan Anda tidak lengket.
  4. Kulit nastar jangan terlalu tipis, agar selaiknya tidak bocor keluar.
  5. Jika tidak dibentuk dulu, isikan selai nanas dengan garpu kecil agar tidak mengenai kulit.
  6. Membentuk nastar harus cepat agar mentega di dalam adonan kulit tidak mencair karena panas dari tangan.
  7. Tidak perlu mengoles dengan kuning telur sebelum dioven, karena kue ini dapat mengembang ketika dipanggang sehingga membuat lapisan kuning telur pecah-pecah.


Asal Usul Kue Nastar


Meski kue ini sangat populer, banyak yang tidak mengetahui asal usulnya. Banyak pendapat yang mengatakan kue ini berasal dari Belanda. Namun ada juga yang berkata kue ini diciptakan oleh pribumi. Kue ini diyakini merupakan kue sejenis cookie yang berisi blueberry atau apel.

Nama nastar berasal dari bahasa Belanda, annanas dan taart. Di negara lain seperti Malaysia, kue ini disebut tart nanas. Nama nastar semakin populer dengan isian nanas, dibandingkan blueberry dan apel.

Baca juga: 7 Cara Makan Kurma Ajwa Sesuai Petunjuk Rasulullah

Nastar dari benua Eropa berukuran lebih besar daripada nastar di Indonesia. Dalam bahasa Inggris, nastar disebut pineapple tarts. Tak hanya menjadi pelengkap momen Lebaran dan Natal saja, nastar juga disajikan ketika perayaan Imlek. Dalam bahasa Hokian, mereka menyebut kue ini onglai atau pear emas yang melambangkan kemakmuran dan berkah.

Resep Kue Nastar


Setelah mengetahui asal usul dan tips membuatnya, sekarang resep kue nastar ini dapat Anda coba.

Baca juga: 16 Cara Makan Nabi Muhammad SAW yang Harus Dicontoh

Bahan-bahan:

  • 4 butir kuning telur
  • 2 butir kuning telur untuk bahan olesan
  • ½ kg mentega butter atau margarin
  • ½ kg tepung terigu
  • 100 gr gula halus untuk kue
  • 300 gr gula pasir untuk selai
  • 1 bungkus vanili
  • 100 gr keju Gouda atau keju Cheddar sebagai pengganti
  • 50 gr kismis
  • 1 buah nanas
  • 1 potong kecil kayu manis

Cara membuat isian selai dan adonan:

Isian Selai

  1. Nanas dikupas dan diparut
  2. Masukkan gula pasir dan masak sampai matang dan kental
  3. Dinginkan hingga bisa dibulat-bulatkan sebesar mutiara

Bahan Adonan

  1. Siapkan loyang berbentuk persegi panjang dan olesi dengan margarin
  2. Kocok 4 kuning telur dengan gula halus dan mentega hingga mengembang
  3. Masukkan parutan keju ke dalam adonan
  4. Masukkan terigu dan vanili
  5. Aduk-aduk hingga membentuk adonan yang bisa dibulatkan

Kue Nastar

  1. Bulatkan kue dengan tangan hingga berukuran sedikit lebih kecil dari ukuran bola golf
  2. Masukkan bulatan selai ke dalam bulatan kue
  3. Potong kismis menjadi 2 atau 4 bagian kecil, letakkan sepotong kismis di atas kue
  4. Susun kue di dalam loyang dan panggang di dalam oven

Resep ini dapat menghasilkan kue nastar sebanyak 40 buah. Setelah matang jangan langsung disimpan di dalam toples, melainkan dibiarkan dingin dulu. 

Kalau sudah dingin, Anda bisa memasukkan ke dalam toples atau wadah jajanan lainnya. Nah, agar kue kering Nastar dapat bertahan lama, Anda bisa membaca artikel 10 Trik Menyajikan dan Menyimpan Kue Kering Lebaran Agar Tahan Lama.

Jika artikel ini bermanfaat, silakan klik like dan share. Terima kasih.

Pilihan Menu Sahur Praktis untuk Anak Kost

 Kehidupan anak kost biasanya identik dengan keterbatasan waktu karena banyaknya kegiatan  Pilihan Menu Sahur Praktis untuk Anak Kost

- Kehidupan anak kost biasanya identik dengan keterbatasan waktu karena banyaknya kegiatan sampingan selain kuliah. Ketika bulan Ramadan, banyak anak kost yang memilih tidak melakukan sahur karena alasan tidak sempat atau malas memasak. 

Padahal sahur sangat penting untuk memberi bekal tenaga seharian. Selain itu, umat Islam diharuskan melakukan sahur walau hanya dengan air putih. Namun, air putih tentu tidak bisa mencukupi kebutuhan energi selama seharian penuh.

Baca juga: 10 Trik Menyajikan dan Menyimpan Kue Kering Lebaran Agar Tahan Lama

Oleh karena itu, diperlukan makan sahur agar mahasiswa atau karyawan yang ngekost dapat beraktivitas maksimal. Berikut ini kami rangkumkan beberapa pilihan menu sahur praktis untuk anak kost.

1. Buncis Kornet Sapi


Memasak menu sahur ini tidak memerlukan waktu lama, rasanya enak, dan bernutrisi tinggi. Buncis dapat diganti dengan sayuran lain seperti brokoli, wortel, kacang merah, atau jamur.

Bahan-bahan: 

  • 8 sendok makan kornet sapi
  • 120 gram buncis, buang ujungnya dan potong sesuai selera. 

Bumbu:

  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok the penyedap rasa
  • 3 butir bawang merah cincang
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 100ml air 
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara Membuat:

  1. Tumis bawang merah dan bawang putih dengan minyak, setelah harum masukkan buncis. 
  2. Setelah buncis mulai layu tambahkan air dan bumbu lain, aduk rata.
  3. Setelah itu masukkan bahan utama yaitu kornet sapi, setelah masakan mulai mengering, angkat dan hidangan.
  4. Buncis kornet sapi ini bisa disantap bersama nasi atau mie direbus tanpa bumbu.


2. Telur Dadar Campur


Membuat telur dadar mungkin bagi Anda sudah biasa. Namun, kali ini coba campurkan beberapa bahan lain agar nilai gizinya bertambah dan lebih bervariasi.

Bahan-bahan:

  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 1 buah sosis
  • 2 siung bawang merah
  • 2 tangkai cabai
  • Daun bawang
  • Sayur kol 
  • Garam secukupnya
  • Minyak sayur, untuk membuat dadar

Cara Membuat:

  1. Iris cabai, bawang merah, daun bawang, sosis, dan kol.
  2. Campurkan bahan-bahan yang sudah diiris tadi ke dalam kocokan telur.
  3. Tambahkan garam secukupnya.
  4. Goreng dengan sedikit minyak yang sudah panas hingga kecokelatan.
  5. Telur dadar campur siap dihidangkan bersama nasi hangat dan sambal atau kecap, sesuai selera Anda. Isian telur juga bisa diganti dengan bahan lain yang tersedia di kulkas.


3. Tumis Kangkung 


Tumis kangkung salah satu hidangan yang bisa dimasak dengan cepat dan tidak perlu banyak bahan. Cukup sajikan bersama nasi hangat dan tempe goreng atau kerupuk sudah menjadi menu sahur yang mengenyangkan.

Bahan-bahan:

  • 1 ikat sayur kangkung
  • 2- 3 tangkai cabai, iris tipis.
  • 2 siung bawang merah, iris tipis
  • 1 siung bawang putih, iris tipis.
  • Sedikit minyak goreng.
  • Air secukupnya.
  • Garam secukupnya.

Cara Membuat:

  1. Panaskan sedikit minyak goreng,
  2. Tumis cabai, bawang merah, dan bawang putih hingga harum.
  3. Masukkan kangkung yang sudah dicuci, tumis, dan masukkan air secukupnya.
  4. Tumis hingga kangkung setengah layu. Masukkan garam secukupnya.
  5. Aduk hingga matang, angkat dan sajikan.


Untuk mempercepat proses memasak menu sahur, sebaiknya Anda meracik bumbu dan memotong sayuran pada malam hari sebelum tidur. Sehingga ketika bangun untuk sahur, tidak terlalu buru-buru mempersiapkan makanan.

Apabila menu sahur di atas masih kurang praktis, ada beberapa pilihan lagi seperti chicken nugget, sarden, mie instant, dan sosis. 

Baca juga: 16 Cara Makan Nabi Muhammad SAW yang Harus Dicontoh

Tetapi jangan terlalu sering mengonsumsi makanan instant karena efeknya kurang baik bagi kesehatan. Utamakan mengonsumsi beberapa butir kurma ketika sahur, buah-buahan berserat, dan air putih.

Demikian informasi tentang menu sahur yang praktis untuk anak kost. Jika artikel ini bermanfaat, silakan klik like dan share. Terima kasih.